Tips Memilih Sekolah

Tak terasa, si Kecil kini sudah siap untuk bersekolah. Bingung memilih preschool, TK dan SD yang baik? Simak tips-tips di bawah ini:

MEMILIH PRESCHOOL

Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan sebelum memilih preschool, seperti tercantum dalam Picking a Pre-School, What Every Mom Needs To Know (Mommies Quarterly, Fall 2004).

Belanja informasi dan datangi sekolahnya

First thing’s first, Anda harus menentukan tips sekolah seperti apa yang hendak Anda pilih untuk buah hati yang baru belajar mengenal sekolah. Ingatlah, yang akan menghabiskan waktu di sana adalah anak, bukan Anda. Jadi sesuaikan minat anak dan program yang ditawarkan preschool tsb.

Memang, bukan suatu pilihan yang mudah, mengingat sekarang kita ‘dikepung’ oleh sekian banyak tipe sekolah. Ted Villaire, Associate Editor majalah Our Magazine, menyederhanakan pilihan itu,”Program yang ditawarkan sekolah untuk anak-anak usia dini, cenderung dibagi dua kelompok: berbasis pada permainan atau program akademis.”

Barbara Brenner, penulis The Preschool Handbook: Making The Most of Your Child’s Education, berpendapat, kebanyakan program sekolah mengkombinasikan kedua elemen tersebut. Sebaiknya, sebelum memutuskan pilihan, Anda ‘berbelanja’ informasi dulu ke berbagai sumber (bisa dari saudara, teman sekantor, tetangga, maupun iklan di media massa) yang bisa merekomendasikan sekolah-sekolah tertentu.

Perpendek daftar yang diincar

Sekarang Anda sudah memiliki daftar sekolah yang masuk nomine. Setelah memutuskan jenis preschool yang rasanya paling tepat untuk anak Anda, mulailah mendatangi lokasi sekolah-sekolah tsb. Ada beberapa faktor yang patut Anda pertimbangkan ketika melakukan survey ke calon sekolah anak, misalnya lokasinya dekat ke rumah atau dekat ke tempat kerja Anda.

Bila Anda bekerja dari pagi hingga petang, pertimbangkan pula jarak sekolah tsb ke rumah orang tua atau saudara, sehingga jika terjadi hal yang mengkhawatirkan,mereka bisa secara cepat menggantikan Anda mendatangi sekolah anak. Tanya kepada orang di sekitar Anda: teman, tetangga, kerabat dan tanyakan pengalaman mereka menyekolahkan anak. Pedapat mereka bisa Anda pertimbangkan, tapi jangan lupa pula bahwa setiap anak diciptakan berbeda.

Amati para murid in action

Aturlah pertemuan dengan pihak sekolah agar Anda memperoleh informasi selengkap-lengkapnya. Ada beberapa sekolah yang menyelenggarakan open house agar para calon murid dan orangtua bisa mengenal lebih dekat tentang sekolah yang bersangkutan. Di situ Anda akan melihat karya-karya kreatif para murid, prestasi sekolah tsb, aktivitas yang terdapat di sana, serta metode pengajaran seperti apa yang mereka berikan. Jika Anda mendatangi sekolah tertentu pada hari kerja, perhatikan sekeliling Anda. Lihat cara murid-murid berinteraksi dengan guru maupun sesama mereka. Apakah mereka terlihat akrab atau terasa berjarak?

Tentukan pilihan

Informasi selengkapnya sudah di tangan dan secara fisik pun sekolah itu sudah Anda lihat. Jadi, pilih yang mana? Jika Anda masih ragu di antara 2 atau 3 pilihan, mulailah membuat satu daftar lagi berisi pertimbangan plus minus masing-masing sekolah. Dari penilaian itu, Anda akan mendapatkan yang terbaik dari yang baik

MEMILIH TK

Berikut ini adalah beberapa tip yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih TK untuk anak Anda:

Survei dulu!
Lakukan peninjauan langsung ke sekolah. Perhatikan kondisi fisik bangunan keseluruhan, ruang kelas, toilet, kantin, fasilitas bermain anak, dsb.

Profesional nggak pengajar (SDM) nya?
Dari percakapan dengan pihak sekolah, pertanyaan Anda akan terjawab. Amati cara mereka melayani pertanyaan Anda dan cari tahu latar belakang pendidikan guru di sekolah tsb.

Amati rasio murid dan guru
Secara kasat mata bisa terlihat, jumlah murid yang terlalu banyak membuat guru kurang memperhatikan setiap anak.

Cek sarana dan pra sarana
Perhatikan, apakah fasilitas yang dimiliki sekolah cukup memadai? Apakah ada yang membahayakan si kecil? Terawat atau tidak fasilitas itu?

Enyahkan gengsi
Jangan memilih sekolah yang jauh dan mengorbankan anak kelelahan di jalan, demi mengejar gengsi karena mendengar reputasi sebuah sekolah.

Cari tahu konsep/metodenya
Sebaiknya, metodenya menekankan how to learn, how to behave, how to think, dan how to explore

MEMILIH SD

Dr Arif Rahman MPd, Kepala Pengembangan Pendidikan Lab School dan Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO menyarankan hal-hal berikut ini:

Sekolah yang secara kasatmata langsung terlihat kebersihan dan keindahannya.
Hal ini bisa mewakili bermacam hal, antara lain kedisiplinan, pandangan tentang arti kebersihan dan kesehatan, kerja sama menciptakan hal-hal yang baik dan sebagainya.

Sekolah yang tertib.
Hal ini menyangkut 3 hal, yakni keteraturan programnya (materi pelajaran, extrakurikuler, dan aktivitas penunjang lainnya), teratur secara fisik bangunan, dan teratur dilihat dari hierarki sekolah (mulai dari jenjang Kepala Sekolah hingga guru bimbingan dan penyuluhan).

Sekolah yang memilki kultur baik.
Hal itu terlihat dari atmosfer individu di dalamnya yang akrab, penuh semangat, bersungguh-sungguh, dan bebas mengekspresikan diri.

Sekolah yang memilki prestasi akademis (termasuk dalam daftar sekolah unggulan atau tidak) dan prestasi non akademis (olahraga, kesenian, minat/hobi).


Sumber: Bonus Femina no. 14/XXXIII, 7-13 April 2005

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar